Mengapa Wanita Menangis

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya.
"Ibu, mengapa Ibu menangis?".
Ibunya menjawab, "Sebab, aku wanita."
"Aku tak mengerti," kata si anak lagi.
Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan mengerti...."
Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"
Sang ayah menjawab,"Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan."
Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu
tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya,mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan "Tuhan,mengapa wanita mudah sekali menangis?. Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, "Saat Kuciptakan wanita, aku membuatnya menjadi sangat utama.
Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya,walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.... Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang
menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

Wanita, kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih,walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah. Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang ,untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan inilah pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya. Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankan tulang rusuk-lah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak? Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa, suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya.

Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya, kuberikan ia airmata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan.
Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, airmata ini adalah airmata kehidupan."

Read More......

Ini Aku Dihadapan Mu

Ku terpesona melihat semua
kemurahan Mu, kebaikan Mu
Dalam hidup ku.
Tak sekalipun Kau kecewakan
Slalu setia, tak ingkar janji
Dalam hidup ku.

Ini aku di hadapan Mu
Ku serahkan diriku apa adanya
Tak ada lagi keraguan ku
Bentuk ku jadi seperti yg Kau mau
Kini aku sujud berlutut
Menyembah Mu dalam roh dan kebenaran
Aku percaya Engkau yang sanggup
Bawa diri ku masuk indah rencana Mu

Read More......

Si A dan si B

Ada kisah 2 org sahabat. Mereka melakukan perjalanan, di tengah jalan mereka bertengkar dan si B memukul si A. Si A sgt sedih, dia lgsg menuliskan nama si B di tanah.

Bbrp wkt kemudian ketika mrk sedang berenang, tiba2 si A nyaris tenggelam, si Bpun sgr menyelamatkannya. Si A kembali menulis, kali ini di ukir di sebuah batu nama B. Melihat perilaku sahabatnya yg agak aneh, si B bertanya, mengapa km menulis namaku di atas tanah dan batu? Si A menjwb. "Aku sengaja menulis hal2 yg menyakitkanku di atas tanah spy ketika ada hujan, maka tulisan tsb akan terhapus. Aku sengaja, krn aku tdk ingin menyimpan yg menyakitkan - menyedihkan, aku mau melupakan dan bebas. Sdg di atas batu adl spy aku tetap dpt mengingat sesuatu yg baik dan aku tdk mau melupakannya"

Ingatlah selalu akan hal2 yg baik,
tetapi lupakanlah hal2 yg buruk.


Tuhan memberkati anda sekeluarga

Read More......

Melihat Dari Jauh

aku hanya bisa memandang bunga itu dari jendela ku
ketika kulihat dia kepanasan tersengat panasnya matahari,
ku minta temanku awan untuk meneduhkan nya
ketika kulihat dia melayu karna kehausan,
ku minta temanku hujan untuk memberikan nya minum
ketika kulihat dia kebosanan,
ku minta temanku kupu2 untuk bermain dengan nya
ketika kulihat dia menangis,
ku minta temanku angin lembut untuk menari untuknya
ketika kulihat dia kedinginan,
ku minta temanku matahari untuk menghangatinya dengan sinar nya
ketika kulihat dia tertidur,
ku minta temanku sang rembulan untuk menjaganya.

Read More......

Mentari Hati

Mencari Mentari di Malam hari, hanya akan sia-sia, tetapi bukan berarti matahari itu hilang atau lenyap, ia hanya terlihat di balik sisi bumi yang lain sampai waktunya tiba mentari pun akan muncul kembali.
Mencari kebahagiaan pada saat penderitaan datang, juga bukan tidak mungkin, karena bahagia tidak pernah meninggalkanmu. Dengan membalikan kondisi yang ada, kita baru mampu mendapatkan kebahagiaan itu, cobalah mengubah cara berpikir dan cara pandang kita dalam melihat persoalan yang ada, maka bahagia akan kembali menjadi milikmu. Ibarat rotasi yang dipercepat, maka mentari pun akan kembali terlihat sebelum waktunya (umpama bisa dipercepat).
Perputaran siklus perasaan juga, hanya diri sendiri yg punya kuasa untuk mempercepat atau memperlambatnya, bila kita ingin bahagia, jgn lama-lama menderita. Karena sesugguhnya bentuk2 pikiran inilah yg membuat perubahan ke arah positif terasa lambat.

Bila di hati kita terdapat mentari yang selalu memberi kehangatan dan 'kehidupan', maka tidak perduli siang atau malam, kita akan dapat melihat dengan jelas. Bathin ini tidak akan lagi berada di dalam kegelapan. Selama Mentari hati ini adalah Mentari yg penuh cinta kasih, welas asih, rasa simpati dan kebijaksanaan, Demi kebaikan, Mentari ini akan bersinar dengan lembutnya. Tugasnya adalah membakar sifat-sifat buruk kita. Tentunya Mentari yang mampu seperti itu semua hanyalah "Mentari Hati" anda.

Untuk menghubungi dua hati, yang sedang berselisih, hanya ada ucapan kata maaf dan ketulusan untuk kembali menjalani hubungan yang baik.

Read More......

Renungan disaat terhempas

Perlahan terhempas ke tepian
sementara hanya ada harap untuk kembali ke tengah,
kembali menjadi seperti dulu
hanya ada harap, tanpa kekuatan berarti.

Tiba-tiba semua mimpi yang pernah ada
terasa begitu berat. Sulit terjangkau.

Sementara hati kecil mengisak, menitikkan airmata
aku hanya bisa diam, terpaku.

Ah. Sejak kapan ku menyerah pada emosi?
Bukankah logika selalu bisa menuntunku?

Hmmm…….

Read More......

Mutiara Cinta

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo'akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh,
penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah
mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.

Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan
apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.

Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana,
cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai
perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.

Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu
objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.

Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu,
raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah
anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai
itulah yang sukar diperoleh.

Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.

Read More......

Persahabatan Dan Cinta

saat cinta hanya bisa membisu
saat persahabatan hancur melebur
saat kebisuan menyulapkan harapan
saat itulah leburan menjadi lautan tak bertepi
apa arti cinta jika persahabatan hanya menjadi sketsa?
biarlah lautan yang menjawab akan luasnya persahabatan
akan bisunya dalamnya cinta
akan bohong kekosongan yang membutuhkan seseorang
akan kekurangan yang akan menciptakan kemaha sempurnaan jika saling mengisi
akan hidup yang tak akan lekang oleh waktu
akan cinta dan persahabatan yang sebenarnya tak pernah terpisahkan


Ada pepatah mengatakan :

"Banyak sekali persahabatan yang berakhir dengan cinta, tapi sangat sedikit Cinta berakhir denga persahabatan"

Bukti mengenai pepatah itu sangat banyak didunia ini. Banyak para pencari cinta yang ketika cintanya diacuhkan oleh sang pujaan hati berubah menjadi kebencian yang berkepanjangan. kecewa yang berlarut-larut, dan tak sedikit juga yang sedih tak berujung :-), didalam beberapa novelpun sering disebutkan "Cintailah aku atau benci aku sekalian asalkan jangan kau acuhkan aku". ungkapan tersebut menggambarkan kekecewaan yang sangat luar biasa ketika kita diacuhkan oleh seseorang.

Kenapa persahabatan selalu berakhir dengan cinta ?
Kenapa cinta jarang berakhir dengan persahabatan?
tanya kenapa?

Banyak orang yang bilang, persahabatan dan cinta tidak dapat disatukan.
Banyak juga yang bilang, persahabatan bisa hancur hanya karena cinta.
Apakah benar persahabatan bisa hancur karena cinta?
Aku rasa tidak.
Karena dengan cinta, persahabatan akan menjadi lebih indah.


Mampukah kita membayangkan persahabatan tanpa cinta?…
Persahabatan dan cinta adalah teman terbaik, karena di mana ada cinta….persahabatan selalu ada di sampingnya. Dan di mana persahabatan berada, cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan persahabatan.

Read More......

Ada seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yg sedang dirundung masalah.


Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan smua masalahnya.


Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit & meminta anak muda itu u/ mengambil segelas air.


Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas & di aduk perlahan,
"Coba minum ini & katakan bagaimana rasanya?" ujar pak tua


"Pahit sekali" jawab pemuda


Pak tua itu tersenyum, mengajak pemuda itu u/ berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya.


Mereka berjalan berdampingan & akhirnya sampai ke tepi telaga yg tenang itu.


Sesampai disana, Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu & dgn sepotong kayu ia mengaduknya,
"Coba ambil air dr telaga ini & minumlah"


Saat si pemuda mereguk air itu, Pak tua bertanya lagi, "Bagaimana rasanya?"


"Segar" sahut si Pemuda


"Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu?" tanya pak tua


"Tidak" sahut Pemuda


Pak tua tertawa terbahak? sambil berkata "Anak muda...Dengarkan baik?,


Pahitnya kehidupan sama seperti segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah & rasa pahitnyapun sama & memang akan tetap sama.


Tapi kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yg kita miliki.
Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya.


Jadi saat Anda merasakan kepahitan & kegagalan dalam hidup, Hanya ada satu yg Anda dapat lakukan:
Lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu,
Luaskanlah hatimu u/ menampung setiap kepahitan itu"


Pesan Moral,
Hatimu adalah wadah itu.
Perasaanmu adalah tempat itu.
Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.


"Jangan jadikan hatimu seperti gelas,
buatlah laksana telaga yg mampu menampung setiap kepahitan itu,
& merubahnya menjadi kesegaran & kedamaian

Read More......

Bertemu adl
kesempatan, Mencintai adalah pilihan
Ketika kita bertemu org yg tepat utk
dicintai, ktika kita berada dtmpat pd
saat yang tepat, itulah ksmpatn.
Ketika kita bertemu dgn seseorang yg
membuatmu tertarik, itu bkn pilihan,
itu ksmpatn. Bertemu dlm suatu
peristiwa bknlah pilihan, itupun adl
ksmpatn.
Bila kita memutuskan utk mncintai
org tsb, bahkan dgn segala
kekurangannya, Itu bkn ksmpatn, itu
adl pilihan…

Bila kita memilih
bersama dengan seseorang walaupun
apapun yang terjadi, bahkan ketika
kita menyadari bahwa masih banyak
oranglain yang lebih menarik, lebih
pandai, lebih kaya, daripada
pasanganmu, Dan tetap memilih
untuk mencintainya, Itulah pilihan….
Perasaan cinta, simpatik, tertarik,
datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi Cinta Sejati yang abadi adalah
pilihan … Pilihan yang kita lakukan.

Tetapi tetap
berpulang padamu, untuk melakukan
pilihan apakah engkau ingin
melakukan sesuatu untuk
mendapatkannya atau tidak …
Kita mungkin kebetulan bertemu
pasangan jiwa kita, Adalah pilihan
yang harus kita lakukan..
Kita ada didunia bukan untuk mencari
seseorang yang sempurna untuk
dicintai,
Tetapi untuk belajar mencintai orang
yang tidak sempurna, dengan cara
yang sempurna …^^

Read More......

Above All

Above all power above all kingks
Above all nature and all created
things
Above all wisdom and all the ways of
man
You were here before the world
begin
Above all kingdoms above all
thrones
Above all wonders the world has
ever known
Above all wealth and treasures of
the earth
There's no way to measure what
You're worth
Crucified laid behind a stone
You lived to die rejected and alone
Like a rose trampled on the ground
You took the fall and thought of me
Above all

Read More......

Bahagia

Bahagialah Hidup tanpa membenci,
Bahagialah Hidup dengan CInta kasih.
Bahagialah Hidup yang penuh
harmonis.
Bahagia jugalah saat kita tidak
berbahagia...
Karena begitu ketidakbahagiaan
muncul,
sesungguhnya bahagia tidak pernah
meninggalkan kita.
Tinggal mengubah pola pikir dan cara
pandang kita,
bahagia kembali menjadi milik kita.
Dan Bertambahlah kebijaksanaan dari
pengalaman yang ada.
karena ada ketidakbahagiaan, maka
kita baru bisa menghargai
kebahagiaan.

Read More......

3 Angin Vs 1 Monyet

Ada cerita seekor monyet sedang nangkring di pucuk pohon kelapa.Dia nggak sadar lagi diintip sama tiga angin gede. Angin Topan, Tornado sama Bahorok.Tiga angin itu rupanya pada ngomongin, siapa yang bisa paling cepet jatuhin si monyet dari pohon kelapa.Angin Topan bilang, dia cuma perlu waktu 45 deti...k.Angin Tornado nggak mau kalah, 30 detik.Angin Bahorok senyum ngeledek, 15 detik juga jatuh tuh monyet.Akhirnya satu persatu ketiga angin itu maju. Angin TOPAN duluan,dia tiup sekenceng-kencengnya, Wuuusss… Merasa ada angin gede datang, si monyet langsungmegang batang pohon kelapa. Dia pegang sekuat-kuatmya. Beberapa menit lewat, nggak jatuh-jatuh tuh monyet. Angin Topan pun nyerah.Giliran Angin TORNADO.Wuuusss… Wuuusss… Dia tiup sekenceng-kencengnya. Ngga jatuh juga tuh monyet.Angin Tornado nyerah.Terakhir, Angin BAHOROK. Lebih kenceng lagi dia tiup.Wuuuss… Wuuuss… Wuuuss… Si monyet malah makin kenceng pegangannya. Nggak jatuh-jatuh.Ketiga angin gede itu akhirnya ngakuin, si monyet memang jagoan. Tangguh.Daya tahannya luar biasa.Ngga lama, datang angin Sepoi-Sepoi.Dia bilang mau ikutan jatuhin si monyet. Diketawain sama tiga angin itu.Yang gede aja nggak bisa, apalagi yang kecil. Nggak banyak omong, angin SEPOI-SEPOI langsung niup ubun-ubun si monyet. Psssss… Enak banget.Adem… Seger… Riyep-riyep matanya si monyet. Nggak lama ketiduran dia.Lepas pegangannya. Jatuh deh tuh si monyet.Sahabat, dari Kisah diatas hikmah yang bisa kita ambil adalah: Boleh jadi ketika kita Diuji dengan KESUSAHAN…Dicoba dengan Penderitaan… Didera Malapetaka... Kita kuat bahkan lebih kuat dari sebelumnya...Tapi jika kita diuji dengan KENIKMATAN... KESENANGAN... KELIMPAHAN...Jangan sampai kita terlena... Tetap rendah hati dan mawas diri, ingat semua hanya titipan..:)

Read More......

Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua hujung suatu pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu daripada tempayan itu retak sedangkan tempayan yang satu lagi tidak. Jika tempayan yang utuh itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh.

Selama dua tahun hal itu terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang utuh berasa bangga akan prestasinya kerana dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun, si tempayan retak yang malang itu malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan sedih sebab ia hanya dapat memberi setengah dari bahagian yang seharusnya.

Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata pada si tukang air, “Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu”. “Kenapa kamu berasa malu?” tanya si tukang air. “Saya hanya mampu selama dua tahun ini membawa setengah bahagian air dari yang sepatutnya saya bawa kerana adanya retakan pada sisi saya yang membuatkan air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju ke rumah majikan kita. Kerana cacatku itu, saya telah membuatmu rugi,” kata tempayan itu.

Si tukang air berasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya ia berkata, “Jika kita kembali ke rumah majikan esok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan”. Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyedari bahawa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya sedikit terhibur. Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih kerana separuh air yang dibawanya telah bocor. Dan kembali dia minta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.

Si tukang air berkata kepada tempayan itu, “Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tetapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang utuh? Itu kerana aku selalu menyedari cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu. Dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang”.

Read More......

Kisah si Guci Retak v.1

Jauh di sana, di sebuah desa tepencil yang di kenal dengan nama Desa Kebijaksanaan , hiduplah seorang kakek tua. Mata pencaharian kakek adalah berkebun... menanam sayur2 an untuk dia jual ke pasar, guna memenuhi kebutuhan pangannya sehari - hari.. Dengan segala keuletannya, setiap hari ia bangun sebelum matahari mengintip di pegunungan si geulis..

Berbagai jenis tanaman pangan, ia pelihara di kebun rumahnya. Mengolah lahan, menyemai bibit2 baru, dan menyirami nya setiap hari. semua itu dia lakukan dengan tekun dan penuh suka cita.. Untuk kebutuhan menyiram kebunnya, ia terbiasa menngambil air menggunakan pikulan yang di kaitkan pada 2 buah guci. sumber mata air terdekat, biasa kakek tempuh dengan jarak 500 meter dari rumahnya... lumayan jauh, namun dengan setia ia melakukan pekerjaan ini setiap hari ditemani anak anjing kesayangannya.

termakan oleh usia, salah satu dari guci- guci tersebut retak. dari retakan halus ini, air menetes keluar. sehingga setiap kali mengambil air, setengah dari air yang di tampung oleh si guci retak habis terbuang di perjalanan.. Mengalir tetes demi tetes, membasahi jalan setapak yang biasa dilintasi kakek. Setiap hari ketika hari mulai gelap, guci2 dan pikulannya di letakan di belakang rumah. suatu ketika, si guci yang retak menangis.. tersedu2, sehingga anjing kecil mendengar tangisannya.

anjing kecil : "ada apa sahabatku, mengapa engkau bersedih? ,apa yang kiranya tengah mengganggu mu?"

guci retak : "aku sedih kawan, kecewa dengan keadaan ku saat ini... ". "setiap hari aku diperolok temanku, si guci cantik."

guci retak : "guci cantik selalu menyebutku guci retak tiada guna". "aku hanya membuat kakek lelah, karena air yang ku tampung selalu berkurang setengahnya, menetes terbuang di sepanjang perjalanan."

anjing kecil : "sudahlah kawan.. jangan kau hiraukan ejekan itu..""Bagaimanapun juga, kakek tidak merasa berkeberatan, dan terus memikulmu setiap hari untuk menyiram kebunnya.."

Berulang kali anjing kecil mencoba untuk menghibur sahabatnya, namun terus mengalami kegagalan... hari demi hari berjalan, guci cantik masih saja mencibir guci retak, tentang keadaannya. merasa iba dengan situasi yang sedang dihadapi oleh sahabatnya itu, anjing kecil memutuskan untuk berbicara kepada kakek tentang masalah ini.

seusai pekerjaannya merawat kebun, seperti biasa.. kakek menyimpan guci2nya di belakang rumah. tapi sore itu kakek pergi mendapati si guci retak, dan meletakannya dalam pangkuan lalu berkata : "guci retak, janganlah engkau bersedih dengan keadaanmu. pernahkah engkau berpikir, mengapa aku dengan senang hati tetap memikulmu setiap hari dan tidak menggantimu dengan guci yang baru?""itu karena tetesan airmu telah memberi hidup bagi bunga2 di sepanjang perjalanan kita mengambil air.""perhatikanlah disepanjang perjalananmu.. banyak bunga bermekaran cantik di sisi aku memikulmu. sedangkan pada sisi si guci cantik, tidak satupun bunga tumbuh di sana."

mendengar itu semua, si guci retak tersenyum... tidak lagi menangis dan tidak lagi berkecil hati dengan keadaannya. Bahkan dia merasa amat bangga dengan apa yang ada pada dirinya, dengan apa yang dimilikinya.. tanpa disadari, Ia bisa berguna bagi bunga2 di sepanjang jalan setapak itu..

Begitu juga kita manusia. kita semua adalah si guci retak, masing2 dari kita memiliki kelemahan, memiliki kekurangan. tidak ada satupun dari manusia yang sempurna. Dan hanya Tuhan yang memiliki kebijaksanaan, yang tahu bagaimana menempatkan kita agar bisa berguna bagi orang lain...

Read More......